Statistika dan Penelitian

Setiap mahasiswa, baik jenjang strata 1, 2, atau 3, pasti akan melakukan kegiatan penelitian dalam rangka penulisan karya ilmiah. Karya ilmiah adalah sebuah prasyarat mutlak bagi seseorang yang ingin meraih gelar Sarjana, Master, maupun Doktor.

Oleh karena mutlaknya sebuah karya ilmiah dalam penentuan kelulusan studi, maka banyak sekali mahasiswa yang menganggap menulis skripsi, tesis dan disertasi adalah sebuah pekerjaaan dan tugas berat. Padahal sebenarnya, jika kita mampu melaksanakannya dengan baik, penulisan karya ilmiah, sejatinya merupakan perwujudan ketrampilan dan kapabilitas akan penguasaan disiplin ilmu yang kita pelajari selama beberapa tahun, dan berbobot puluhan hingga ratusan satuan kredit semester.

Bagi mahasiswa s1 dan s2, biasanya dalam menyusun skripsi atau tesis, akan melakukan sebuah penelitian. Dan, menurut pemahaman saya, penelitian untuk jenjang ini haruslah sebuah penelitian kuantitatif. Mengapa ? Karena pada dasarnya, penelitian kuantitatif adalah sebuah penelitian untuk menguji sebuah teori yang sudah ada. Bukan untuk menemukan teori baru. Sehingga adanya rumusan masalah yang dijawab secara sementara dengan hipotesa adalah bagian mutlak dari skripsi dan tesis.

Sebuah penelitian kuantitatif tentu juga akan membutuhkan analisa statistika. Statistika dibutuhkan untuk memenuhi dua aspek. Yaitu untuk melakukan uji hipotesa dan mengeneralisasi hasil sebuah penelitian. Uji hipotesa dilakukan dengan cara menentukan variabel yang diukur, menjadi dua kelompok, yaitu variabel bebas dan tergantung, atau bisa juga disebut variabel eksogen dan endogen. Penentuan sebuah parameter menjadi variabel bebas atau tergantung, dilandasi atas teori dan referensi yang ada dan bagaimana pola hubungannya, seperti yang tercantum dalam rumusan masalah.

Apabila rumusan masalah mengandung unsur “perbedaan” antara variabel bebas dengan tergantungnya, maka uji statistika yang digunakan adalah uji Z, uji T, Anava, LSD, HSD, Duncan, dsb (parametrik) atau Wilcoxon, Kruskal Wallis, Friedmann, Mann Whitney U, atau Chi Square (non parametrik). Sedangkan rumusan masalah mengandung unsur “pengaruh” maka uji statistika yang digunakan adalah uji regresi, dan jika rumusan masalah mengandung unsur “hubungan” maka yang digunakan adalah uji statistika korelasi. Baik regresi dan korelasi juga dibedakan berdasarkan skala data, yaitu parametrik dan non parametrik.

Selain pola atau hubungan antar variabel, jumlah variabel yang diteliti juga menentukan uji statistika yang dipakai. Uji statistika univariat seperti uji T dan Anava digunakan untuk uji satu variabel bebas dan satu variabel tergantung. Uji statistika mulivariat seperi manova, hotteling T, Analisis Faktor, Analisis Cluster dan Analisis Dikriminan, serta Structural Equation Modelling digunakan untuk mengetahui hubungan antar variabel bebas dan tergantung yang jumlahnya lebih dari satu.

Parametrik dan non parametrik, ditentukan oleh skala data yang diperoleh. Jika data memiliki satuan seperti kg., mm., dl., mmHg, menit, %, maka termasuk ke dalam data rasio. Jika data berupa suhu dalam Celcius, maka disebut data interval. Baik data rasio maupun interval, digunakan uji statistika parametrik. Jika data berupa “ya/tidak”, “laki/perempuan”, “setuju/tidak setuju”, “sakit/sehat”, maka data bersifat nominal. Sedangkan data yang bersifat pengkategorian, seperti “setuju/sangat setuju/amat sangat setuju”, “sangat benci/benci/biasa saja/ cinta/ sangat mencintai” maka data disebut data ordinal. Data nominal dan ordinal, dilakukan dengan uji statistika non parametrik.

Sedangkan untuk melakukan generalisasi sebuah penelitian, maka statistika diperlukan untuk menentukan berapa besaran/jumlah sampel, yang diteliti untuk menggambarkan populasi. Besarnya jumlah sampel ditentukan oleh :

  1. Tingkat Kepercayaan
  2. Power Penelitian
  3. Uji Hipotesa
  4. Jumlah Variabel
  5. Jumlah Populasi

Setelah jumlah sampel berhasil, maka langkah selanjutnya adalah melakukan pengambilan data atau sampling. Dan, penelitian kuantitatif mensyaratkan probability sampling methods.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s